Bagaimana cara mendirikan stasiun pengisian daya mobil listrik di India?
Pasar stasiun pengisian kendaraan listrik diperkirakan akan melampaui $400 miliar secara global. India adalah salah satu pasar berkembang dengan sangat sedikit pemain lokal dan internasional di sektor ini. Hal ini memberikan potensi besar bagi India untuk berkembang di pasar ini. Dalam artikel ini, kami akan menyebutkan 7 poin yang perlu dipertimbangkan sebelum mendirikan stasiun pengisian kendaraan listrik Anda di India atau di mana pun di dunia.
Kurangnya fasilitas pengisian daya selalu menjadi faktor penghambat utama di balik keengganan perusahaan otomotif terhadap mobil listrik.
Dengan mempertimbangkan secara cermat skenario keseluruhan di India, Pemerintah India mengajukan langkah ambisius untuk meningkatkan jumlah stasiun pengisian daya dari 500 menjadi satu stasiun setiap tiga kilometer di kota-kota di India. Target tersebut mencakup pembangunan stasiun pengisian daya setiap 25 km di kedua sisi jalan raya.
Diperkirakan pasar stasiun pengisian daya akan melampaui 400 miliar dolar dalam beberapa tahun mendatang, di seluruh dunia. Raksasa otomotif seperti Mahindra and Mahindra, Tata Motors, dll., dan penyedia layanan taksi seperti Ola dan Uber adalah beberapa merek lokal yang tertarik untuk membangun stasiun pengisian daya kendaraan listrik di India.
Selain itu, terdapat banyak merek internasional seperti NIKOL EV, Delta, Exicom, dan beberapa perusahaan Belanda, yang pada akhirnya menandakan India sebagai salah satu pasar yang sedang berkembang di sektor ini.
Gulir ke bawah gambar untuk mengetahui Cara memasang stasiun pengisian daya EV di India.
Hal ini memberikan potensi besar bagi India untuk berkembang di pasar ini. Untuk mempermudah proses pendirian, Pemerintah India telah mencabut izin usaha stasiun pengisian daya publik untuk kendaraan listrik, sehingga memungkinkan individu yang berminat untuk menyediakan fasilitas tersebut dengan tarif yang diatur. Apa artinya ini? Artinya, setiap individu dapat mendirikan stasiun pengisian daya EV di India, asalkan stasiun tersebut memenuhi parameter teknis yang ditetapkan oleh Pemerintah.
Untuk membangun stasiun pengisian daya kendaraan listrik (EV), seseorang perlu mempertimbangkan poin-poin berikut agar dapat membangun stasiun dengan fasilitas yang sesuai.
Segmen Target: Persyaratan pengisian daya untuk kendaraan roda 2 dan 3 listrik berbeda dengan mobil listrik. Mobil listrik dapat diisi daya menggunakan pistol semprot, sedangkan untuk kendaraan roda 2 atau 3, baterai perlu dilepas untuk pengisian daya. Oleh karena itu, tentukan jenis kendaraan yang ingin Anda targetkan. Jumlah kendaraan roda 2 dan 3 jauh lebih banyak (10 kali lipat), tetapi waktu yang dibutuhkan untuk sekali pengisian daya juga akan lebih lama.
Kecepatan Pengisian Daya: Setelah segmen target diketahui, tentukan jenis unit pengisian daya yang dibutuhkan? Misalnya, AC atau DC. Untuk kendaraan listrik roda 2 & 3, pengisi daya lambat AC sudah cukup. Sedangkan untuk mobil listrik, kedua opsi (AC & DC) dapat digunakan, meskipun pengguna mobil listrik akan selalu memilih pengisi daya cepat DC. Anda dapat menggunakan modul waralaba dari perusahaan seperti NIKOL EV yang tersedia di pasaran, di mana seseorang dapat memarkir kendaraannya untuk diisi daya dan dapat menikmati camilan, bersantai di taman, tidur siang di pod tidur, dll.
Lokasi: Faktor terpenting dan penentu adalah lokasi. Jalan dalam kota terdiri dari kendaraan roda dua dan roda empat, di mana jumlah kendaraan roda dua bisa 5 kali lebih banyak daripada kendaraan roda empat. Hal yang sama berlaku sebaliknya untuk jalan raya. Oleh karena itu, solusi terbaik adalah menyediakan pengisi daya AC & DC di jalan dalam kota dan pengisi daya cepat DC di jalan raya.
Investasi: Faktor lain yang biasanya memengaruhi keputusan adalah investasi awal (CAPEX) yang akan Anda alokasikan untuk proyek tersebut. Setiap individu dapat memulai bisnis stasiun pengisian daya EV dengan investasi minimum Rs. 15.000 hingga 40 Lakh, tergantung pada jenis pengisi daya dan layanan yang akan mereka tawarkan. Jika investasinya berkisar hingga Rs. 5 Lakh, maka pilihlah 4 pengisi daya AC Bharat & 2 pengisi daya Tipe-2.
Permintaan: Hitung permintaan yang akan dihasilkan lokasi tersebut dalam 10 tahun mendatang. Karena seiring meningkatnya jumlah kendaraan listrik, ketersediaan pasokan listrik yang cukup untuk mengoperasikan stasiun pengisian daya juga akan dibutuhkan. Oleh karena itu, sesuai dengan permintaan di masa depan, hitung energi yang Anda butuhkan dan sediakan dana untuk itu, baik dalam bentuk modal maupun konsumsi listrik.
Biaya Operasional: Pemeliharaan stasiun pengisian daya EV bergantung pada jenis dan konfigurasi pengisi daya. Memelihara stasiun pengisian daya berkapasitas tinggi dan menyediakan layanan tambahan (pencucian, restoran, dll.) mirip dengan memelihara pompa bensin. CAPEX adalah sesuatu yang pertama kali kita pertimbangkan sebelum memulai proyek apa pun, tetapi masalah utama muncul ketika biaya operasional tidak dapat dipulihkan dari bisnis yang berjalan. Oleh karena itu, hitung biaya pemeliharaan/operasional yang terkait dengan stasiun pengisian daya.
Regulasi Pemerintah: Pahami regulasi pemerintah di wilayah Anda. Sewa konsultan atau periksa situs web pemerintah pusat dan daerah tentang peraturan dan ketentuan terbaru atau subsidi yang tersedia di sektor kendaraan listrik.
Baca juga: Biaya mendirikan stasiun pengisian daya EV di India
Waktu posting: 24 Oktober 2023
Pengisi Daya EV Portabel
Kotak Dinding EV Rumah
Stasiun Pengisi Daya DC
Stasiun Pengisian Daya BESS
V2G V2H V2V V2L
Modul Pengisian Daya EV
Konektor Pengisian DC
Aksesori EV
